Kamis, 22 September 2016
Engine
The engine is the heart of your car. It is a complex machine built to convert heat from burning gas into the force that turns the road wheels.
The chain of reactions which achieve that objective is set in motion by a spark, which ignites a mixture of petrol vapour and compressed air inside a momentarily sealed cylinder and causes it to burn rapidly. That is why the machine is called an internal combustion engine. As the mixture burns it expands, providing power to drive the car.
To withstand its heavy work load, the engine must be a robust structure. It consists of two basic parts: the lower, heavier section is the cylinder block, a casing for the engine's main moving parts; the detachable upper cover is the cylinder head.
The cylinder head contains valve-controlled passages through which the air and fuel mixture enters the cylinders, and others through which the gases produced by their combustion are expelled.
The block houses the crankshaft, which converts the reciprocating motion of the pistons into rotary motionat the crankshaft. Often the block also houses the camshaft, which operates mechanisms that open and close thevalves in the cylinder head. Sometimes the camshaft is in the head or mounted above it.

Engine
The engine is the heart of your car. It is a complex machine built to convert heat from burning gas into the force that turns the road wheels.
The chain of reactions which achieve that objective is set in motion by a spark, which ignites a mixture of petrol vapour and compressed air inside a momentarily sealed cylinder and causes it to burn rapidly. That is why the machine is called an internal combustion engine. As the mixture burns it expands, providing power to drive the car.
To withstand its heavy work load, the engine must be a robust structure. It consists of two basic parts: the lower, heavier section is the cylinder block, a casing for the engine's main moving parts; the detachable upper cover is the cylinder head.
The cylinder head contains valve-controlled passages through which the air and fuel mixture enters the cylinders, and others through which the gases produced by their combustion are expelled.
The block houses the crankshaft, which converts the reciprocating motion of the pistons into rotary motionat the crankshaft. Often the block also houses the camshaft, which operates mechanisms that open and close thevalves in the cylinder head. Sometimes the camshaft is in the head or mounted above it.

Selasa, 13 September 2016
Cara menghitung gear ratio
pada transmisi.
Ratio gear atau perbandingan gigi adalah angka yang menunjukkan
tingkat ukuran besar kecilnya antara gigi- gigi pada transmisi. Ratio gear ini
akan menentukan percepatan yang dihasilkan dari kombinasi gigi - gigi pada
transmisi , pada masing - masing tingkat percepatan. Pada tranmisi sepeda motor
umumnya menggunakan kombinasi dua gear untuk menghasilkan suatu tingkat
percepatan .sementara pada mobil umumnya menggunakan kombinasi empat gigi atau
lebih untuk menghasilkan satu tingkat percepatan. Misalkan pada kecepatan gigi
1 , maka perubahan percepatan dari kopling ke poros keluaran transmisi
menggunakan kombinasi 4 gigi (untuk mobil). Gigi - gigi ini memiliki jumlah
mata gigi yang berbeda pada tiap - tiap gigi. Jumlah mata gigi yang berbeda -
beda inilah yang akan menghasilkan perbedaan putaran dan tenaga pada transmisi.
Sekarang saya akan langsung saja membahas cara menghitung ratio
gear pada transmisi :
1.
kombinasi 2 gigi
Untuk kombinasi dua gigi kita menggunakan rumus
:
ratio gear = B : A
ratio gear = B : A
2.
kombinasi 4 gigi
Untuk kombinasi 4 gigi kita menggunakan rumus :
ratio gear = (B : A ) x ( D : C )
ratio gear = (B : A ) x ( D : C )
3.
kombinasi 5 gigi
Untuk kombinasi lima gigi kita menggunakan rumus ;
ratio gear = ( B : A ) x (E : C ) x ( D : E )
Contoh :ratio gear = ( B : A ) x (E : C ) x ( D : E )
jumlah roda gigi A adalah 10 , B = 30 , C =20 , D = 40
ratio gear = ( 30 : 10 ) x ( 40 : 20 )
= 3 x2
= 6
Jadi ratio gearnya adalah 6 , maksudnya adalah 6 kali putaran kopling akan menghasilkan 1 kali putaran output pada poros keluaran transmisi.
Cara menghitung gear ratio
pada transmisi.
Cara menghitung gear ratio
pada transmisi.
Ratio gear atau perbandingan gigi adalah angka yang menunjukkan
tingkat ukuran besar kecilnya antara gigi- gigi pada transmisi. Ratio gear ini
akan menentukan percepatan yang dihasilkan dari kombinasi gigi - gigi pada
transmisi , pada masing - masing tingkat percepatan. Pada tranmisi sepeda motor
umumnya menggunakan kombinasi dua gear untuk menghasilkan suatu tingkat
percepatan .sementara pada mobil umumnya menggunakan kombinasi empat gigi atau
lebih untuk menghasilkan satu tingkat percepatan. Misalkan pada kecepatan gigi
1 , maka perubahan percepatan dari kopling ke poros keluaran transmisi
menggunakan kombinasi 4 gigi (untuk mobil). Gigi - gigi ini memiliki jumlah
mata gigi yang berbeda pada tiap - tiap gigi. Jumlah mata gigi yang berbeda -
beda inilah yang akan menghasilkan perbedaan putaran dan tenaga pada transmisi.
Sekarang saya akan langsung saja membahas cara menghitung ratio
gear pada transmisi :
1.
kombinasi 2 gigi
Untuk kombinasi dua gigi kita menggunakan rumus
:
ratio gear = B : A
ratio gear = B : A
2.
kombinasi 4 gigi
Untuk kombinasi 4 gigi kita menggunakan rumus :
ratio gear = (B : A ) x ( D : C )
ratio gear = (B : A ) x ( D : C )
3.
kombinasi 5 gigi
Untuk kombinasi lima gigi kita menggunakan rumus ;
ratio gear = ( B : A ) x (E : C ) x ( D : E )
ratio gear = ( B : A ) x (E : C ) x ( D : E )
Contoh :
jumlah roda gigi A adalah 10 , B = 30 , C =20 , D = 40
ratio gear = ( 30 : 10 ) x ( 40 : 20 )
= 3 x2
= 6
Jadi ratio gearnya adalah 6 , maksudnya adalah 6 kali putaran kopling akan menghasilkan 1 kali putaran output pada poros keluaran transmisi.
jumlah roda gigi A adalah 10 , B = 30 , C =20 , D = 40
ratio gear = ( 30 : 10 ) x ( 40 : 20 )
= 3 x2
= 6
Jadi ratio gearnya adalah 6 , maksudnya adalah 6 kali putaran kopling akan menghasilkan 1 kali putaran output pada poros keluaran transmisi.
Ratio gear atau perbandingan gigi adalah angka yang menunjukkan
tingkat ukuran besar kecilnya antara gigi- gigi pada transmisi. Ratio gear ini
akan menentukan percepatan yang dihasilkan dari kombinasi gigi - gigi pada
transmisi , pada masing - masing tingkat percepatan. Pada tranmisi sepeda motor
umumnya menggunakan kombinasi dua gear untuk menghasilkan suatu tingkat
percepatan .sementara pada mobil umumnya menggunakan kombinasi empat gigi atau
lebih untuk menghasilkan satu tingkat percepatan. Misalkan pada kecepatan gigi
1 , maka perubahan percepatan dari kopling ke poros keluaran transmisi
menggunakan kombinasi 4 gigi (untuk mobil). Gigi - gigi ini memiliki jumlah
mata gigi yang berbeda pada tiap - tiap gigi. Jumlah mata gigi yang berbeda -
beda inilah yang akan menghasilkan perbedaan putaran dan tenaga pada transmisi.
Sekarang saya akan langsung saja membahas cara menghitung ratio
gear pada transmisi :
1.
kombinasi 2 gigi
Untuk kombinasi dua gigi kita menggunakan rumus
:
ratio gear = B : A
ratio gear = B : A
2.
kombinasi 4 gigi
Untuk kombinasi 4 gigi kita menggunakan rumus :
ratio gear = (B : A ) x ( D : C )
ratio gear = (B : A ) x ( D : C )
3.
kombinasi 5 gigi
Untuk kombinasi lima gigi kita menggunakan rumus ;
ratio gear = ( B : A ) x (E : C ) x ( D : E )
Contoh :ratio gear = ( B : A ) x (E : C ) x ( D : E )
jumlah roda gigi A adalah 10 , B = 30 , C =20 , D = 40
ratio gear = ( 30 : 10 ) x ( 40 : 20 )
= 3 x2
= 6
Jadi ratio gearnya adalah 6 , maksudnya adalah 6 kali putaran kopling akan menghasilkan 1 kali putaran output pada poros keluaran transmisi.
Langganan:
Postingan (Atom)


